Tongkol Jagung

Pemanfaatan Silase Tongkol Jagung Sebagai Peningkat Bobot Sapi Potong

Seperti yang kita tahu bahwa jagung sangat kaya akan seratnya. Namun, tak hanya kaya serat, jagung juga sumber karbohidrat kompleks, dan sejumlah zat gizi lainnya seperti vitamin B, dan C, karoten, kalium, zat besi, magnesium, fosfor, omega 6, dan lemak tak jenuh yang dapat membantu menurunkan kolesterol. Pelajari Pemanfaatan Silase Tongkol Jagung Sebagai Peningkat Bobot Sapi Potong.

Dalam 110 gram jagung terdapat Energi 129 kal, Protein 4,1gram, Lemak 1,3gram, Karbohidrat 30,3gram, Serat 2,9gram, Kalsium 5gram, Fosfor 108 mg, Zat Besi 1,1 mg, Vitamin A 117 IU, Vitamin B1 0,18 mg, Vitamin C 9 mg dan Air 63,5 gram.

Fakta lainnya jagung merupakan salah satu komoditi yang banyak dihasilkan wilayah di Indonesia. Bahkan Indonesia masuk dalam peringkat 10 besar negara penghasil jagung. Sayangnya, sampai saat ini pemanfaatan tongkol jagung masih terkonsentrasi pada biji sebagai bahan pangan dan pakan ternak.

Sedangkan penggunaan tongkol jagung atau janggel jagung sebagai pakan ternak belum banyak dikembangkan di masyarakat. Di Indonesia, kebanyakan petani akan memberikan tanaman jagung secara langsung kepada ternaknya tanpa melalui proses.

Badan Litbang Pertanian (Balitbangtan) melalui Balai Penelitian Tanaman Serealia telah lama menguji hasil limbah jagung tersebut untuk dapat dimanfaatkan. Pengolahan limbah jagung untuk pakan ternak tersebut yaitu dengan cara mengolah tongkol jagung dengan cara di fermentasi.

Tongkol jagung digiling atau cacah sehingga ukurannya menjadi lebih kecil sehingga mudah dicerna oleh ternak. Kemudian tongkol jagung yang sudah giling atau cacah difermentasi secara aerob dengan menggunakan larutan stater (Tricoderma). Proses fermentasi berlangsung selama 3 hari dan selanjutnya tongkol jagung hasil fermentasi dapat diberikan kepada ternak.

Pemberian tongkol jagung yang difermentasi dan dicampur dengan konsentrat mampu meningkatkan pertambahan bobot badan harian sapi potong sebesar 0,88 kg/hari/ekor. Bobot sapi yang awalnya 230 kg meningkat menjadi 325 kg. Sedangkan untuk sapi potong yang diberi pakan sesuai dengan kebiasaan peternak setempat, hanya mampu menambah bobot badan meningkat harian 0,5 kg/ekor/hari.

Penggunaan limbah tanaman jagung sebagai pakan dalam bentuk segar membutuhkan biaya yang rendah dan pengolahan yang mudah. Akan tetapi pada saat panen, hasil limbah tanaman jagung ini cukup melimpah. Maka sebaiknya disimpan untuk stok pakan pada saat musim kemarau panjang atau saat kekurangan pakan hijauan.

Dengan demikian, limbah jagung berpeluang meningkatkan ekonomi masyarakat berbasis pertanian jagung. Besarnya peluang peningkatan ekonomi dikarenakan limbah jagung dapat dimanfaatkan menjadi pakan ternak yang bergizi dan dapat disimpan dengan waktu yag lama seperti silase.
Semoga bermanfaat !

Sumber : litbang.pertanian.go.id

 

Eduagro Indonesia
www.eduagroindonesia.com
Facebook : Eduagro Indonesia
Instagram : eduagro.id
Telp / WA : 021 786 3834
Jln.Margonda Raya Gg.Pepaya no 32 Pondok Cina, Beji, Depok Jawa Barat

 

#agribisnis #pertanian #perkembangan #silase #tongkoljagung #jagung #kandunganjagung #pakanternak #perkembanganpeternakan #perkembanganagribisnis #perkembangan peternakan #eduagro #eduagroindonesia